Cerpen tentang kemerdekaan
Persiapan Acara 17-an
Suatu hari, BPH OSIS sedang mengadakan rapat di ruang OSIS untuk mendiskusikan persiapan acara 17-an. Optimus sebagai ketua OSIS berkata ke rekan-rekannya, bahwa mereka kekurangan dana untuk mempersiapkan alat dan bahan untuk acara 17-an, Optimus pun berpikir.
Optimus :we! Aku ada ide, kek mana kalo
kita curi aja besi di gudang
sekolah
Sasuke :Bolehh....!
Sasuke pun setuju dengan pendapat Optimus, rekan-rekan yang lain juga setuju, tapi Mei-Mei tidak setuju dengan itu(sambil berkata dalam hati). Optimus pun berkata kepada mereka supaya saat sore hari mereka melancarkan misinya.
Saat sore hari, mereka berkumpul di gudang sekolah.
Optimus :wee....! Banyak inii(dengan wajah
tersenyum jahat) per orang
angkut 2 kilo, kalo lebih juga
bolehhh
Sasuke :Aman ajaa....!
Susanti :we gak bagus loh kelakuan kelen
kek gini, ku lapor kepsek kelen
nanti!
Optimus :yoo....! Janganlah kek gitu
maennya, langsung sama rajanya
bah! Lanjut-lanjut, jadi kelen
bawak pulang lah itu, siap itu
kelen langsung jual, uangnya di
kumpul besok
Setelah masing-masing dari mereka menjual besi, Mereka pun beristirahat di rumah masing-masing. Besok harinya, Mereka pergi membeli alat dan bahan-bahan untuk acara 17-an. Mereka pikir mereka tidak akan ketahuan karena tidak ada CCTV di sekolah mereka.
Sesudah acara 17-an selesai, mereka dipanggil untuk menghadap kepala sekolah karena mereka ketahuan mencuri besi di gudang sekolah. Sesudah sampai di sana Optimus marah kepada Susanti dan langsung mencekiknya.
Optimus :kau kan yang lapor....!(dengan
nada marah)
Susanti :Bu....bu....bukan!
Optimus :Bacot....!
Sasuke :Sebenarnya aku yang ngelapor
kalo kita yang curi besi itu
(dengan nada bersalah)
Optimus :Ku kira kau temanku Sasuke,
rupa-rupanya pengkhianat....!
Setelah kejadian itu, kepala sekolah pun meminta ganti rugi kepada mereka dan membubarkan BPH OSIS.
Pesan moral : 1. Sepandai-pandainya
manusia berbuat jahat
pasti akan ketahuan
2. Jangan mencuri yang bukan
milik kita
Komentar
Posting Komentar